Suprijanto@ Kesatuan Bangsa
Berbagi pengalaman untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa

Multikultural

  • Keberagaman bangsa Indonesia yang multikultur adalah sebuah kenyataan yang telah disadari oleh bangsa Indonesia sejak dulu. Hal ini dapat bertahan hingga saat sekarang dikarenakan pemahaman untuk tidak mempertentangkan perbedaan antara satu dengan yang lain, namun perbedaan tersebut diterima sebagai suatu kewajaran, dan yang paling utama adalah menyerasikan perbedaan menjadi satu kesatuan, satu tujuan, satu tindakan menuju cita-cita bersama.
  • Perbedaan adalah suatu realitas yang harus diterima dan bukan untuk dipertentangkan. Pada era globalisasi dewasa ini, kehidupan kebangsaan kita dihadapkan pada tantangan internal maupun global. Perubahan dalam berbagai aspek kehidupan bangsa dan negara terjadi dengan begitu cepatnya dan bergerak seolah tanpa mengenal batas-batas negara.
  • Dinamika perubahan sosial politik yang berkembang berpotensi untuk ditunggangi isu-isu global yang mendunia, sehingga dapat mempengaruhi nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa.
  • Bangsa kita sangat majemuk dengan berbagai permasalahan internal yang sedang dihadapi, dinamika tersebut sangat berpotensi untuk memicu dan memacu terjadinya disintegrasi bangsa.
  • Tantangan dan ancaman disintegrasi bangsa tersebut harus kita antisipasi dan respon sedini mungkin.Kita harus ciptakan suatu kondisi yang memungkinkan terwujudnya kohesi sosial secara nasional yang bermuara pada kokohnya persatuan dan kesatuan nasional. Oleh karenanya, membangun bangsa dan watak bangsa (nation and character building) dalam rangka terwujudnya cita-cita dan tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 adalah hal yang mutlak harus dilaksanakan bagi proses kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Sebagai anak bangsa, sedikit pemikiran menuju terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa dipersembahkan dalam blog ini.
  • Atas perkenan pembaca, diharapkan kritik dan masukannya untuk anak bangsa, untuk kita semua.
  • Terima kasih

Satu Tanggapan to “Multikultural”

  1. […] dapat menampung keadaan yang pluralistik yang dialami bangsa       Indonesia ditinjau dari keanekaragaman agama, suku bangsa, adat budaya, ras dan golongan sesuai dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: