Suprijanto@ Kesatuan Bangsa
Berbagi pengalaman untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa

Okt
11

MENTERI DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI
NOMOR 34 TAHUN 2006
TENTANG

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PEMBAURAN KEBANGSAAN DI DAERAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI DALAM NEGERI,

Baca entri selengkapnya »

Sep
16
  • Semesta telah mengajarkan kepada manusia tentang keselarasan hidup. Sikap saling memberikan kontribusi positif bagi orang lain yang  semestinya terus kita bangun. Filosofi bunga dapat menjadi inspirasi positif bagi kita untuk menghargai sebuah perbedaan. Harumnya putih melati tak akan bisa mengubah aroma mawar, cantiknya kamboja tak merusak indahnya bunga seroja. Perbedaan warna dan aromanya tetap memberikan citra keindahan walau disandingkan dalam vas yang sama.
Apr
15
  • Tugas pemerintah pada hakekatnya adalah melayani masyarakat. Modernisasi dunia yang global dan mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat secara universal mempunyai implikasi terhadap kompleksitas permasalahan kehidupan masyarakat, sekaligus tantangan bagi pemerintah.
  • Dalam konteks pemerintahan daerah, globalisasi berarti segenap jajaran birokrasi publik di daerah dihadapkan pada adanya tuntutan keterbukaan, akuntabilitas, dan kemampuan untuk menanggapi setiap tantangan yang muncul. Dalam dunia yang penuh dengan kompetisi, sangat diperlukan kemampuan birokrasi untuk memberikan tanggapan terhadap berbagai tantangan secara akurat, bijaksana, adil, dan efektif. Baca entri selengkapnya »
Apr
12
  • Pemerintahan yang baik sebagai pemerintahan yang prima atau tata pemerintahan yang baik. Pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good government) merupakan hal yang sangat diinginkan oleh semua bangsa di seluruh belahan dunia. Dimana pemerintahan yang diinginkan adalah pemerintahan yang bebas dari tindakan yang dapat merugikan pihak pemerintahan itu sendiri maupun pihak yang diperintah (masyarakat).
  • Hidup di dalam sistem pemerintahan yang baik dan bersih merupakan aspektasi dan cita-cita setiap orang. Sistem yang baik berarti sistem yang tertata dengan rapi, sistematis dan memiliki daya operasional yang sinergis dan yang terpenting adalah memiliki aspek keseimbangan (checks and balances) secara sistemik. Baca entri selengkapnya »
Apr
11

  • Pembangunan di Provinsi Bali mengacu pada visi dan misi pembangunan. Berdasarkan kondisi, potensi, dan permasalahan yang dihadapi, serta mengantisipasi perubahan yang sangat cepat ke masa depan, maka untuk mewujudkan manusia dan masyarakat Bali yang sejahtera lahir dan batin, telah dirumuskan visi pembangunan daerah Bali, yaitu Bali Mandara (maju, aman, damai dan sejahtera).

Bali Maju, adalah Bali yang dinamis, bali yang terus bergerak menurut dinamika pergerakan dan perkembangan dunia. Bali yang senantiasa bergerak dan maju dengan tetapmenjunjung kesucian dan keikhlasan demi tegaknya dharma. Baca entri selengkapnya »

Apr
10

  • Empat pilar utama kebangsaan sebagaimana bapak pendiri bangsa (the founding fathers) letakkan sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; Bhinneka Tunggal Ika; dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila adalah pilar, dasar negara, pandangan hidup sekaligus ideologi bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila telah menjadi pondasi tegaknya negara, yang diakui oleh seluruh negara di dunia. Pancasila sebagai falsafah atau pandangan hidup, merupakan prinsip dan nilai-nilai yang menjadi karakteristik masyarakat kita. Kemudian, Pancasila sebagai ideologi merupakan arah dan tujuan dari pembangunan nasional kita, … Baca entri selengkapnya »

Apr
07
  • Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sedang menghadapi suatu cobaan yang sangat berat, yaitu krisis multidimensi diseluruh aspek kehidupan nasional, kerusuhan yang mengarah kepada disintergrasi bangsa, bencana alam dan berbagai peristiwa lainnya yang tak putus-putus beberapa tahun belakangan ini, yang terbaru berupa “teror bom buku” . Dengan peristiwa-peristiwa tersebut menyebabkan masyarakat seperti kehabisan akal, sebelum peristiwa berhasil dituntaskan, muncul kejadian-kejadian lain yang tak kalah hebat, baik karena ulah manusia maupun fenomena alam. Gambaran peristiwa yang susul menyusul secara cepat dan beragam berlangsung seperti mimpi, membuat memori otak masyarakat tidak mampu mencatat, apa yang mereka lihat, dengar dan alami. Apalagi…. Baca entri selengkapnya »
Mar
14

Sambutan Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Pada Acara Seminar Sehari dengan tema :
”Peran dan Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Dalam Menyikapi Nilai-Nilai Universal” yang diselenggarakan oleh Yayasan Adhi Dharma Sejahtera (YADS) Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri

Denpasar, 07 November 2009
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam Sejahtera dan selamat pagi.

Yth. Ketua dan Fungsionaris Yayasan Adhi Dharma Sejahtera (YADS);
Yth. Bapak Para Nara Sumber; dan
Yth. Para hadirin dan undangan serta peserta Seminar yang berbahagia.

Marilah pada kesempatan yang membahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, sekali lagi kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, … Baca entri selengkapnya »

Mar
06

Sebelum ada nama INDONESIA, tanah air tercinta yang terdiri dari beribu-ribu pulau besar dan kecil ini memiliki berbagai sebutan. Sebutan tersebut tentu saja sesuai dengan para penjelajah dan pengarung samudera dengan berbagai keperluannya, misalnya bangsa Tionghoa menyebutnya Kepulauan Laut Selatan (Nan-hai), bangsa Arab menyebut Kepulauan Jawa (Jaza’ir al-Jawi) dan bangsa Eropa dengan menyebut sebagai Hindia Belakang atau kepulauan Hindia.
Untuk mengetahui lebih rinci asal usul nama Indonesia berikut rangkuman dari asaborneo yang bersumber dari harian Pikiran Rakyat 16082004 dalam http://www.asaborneo.blogspot.com

“Mungkin artikel ini terlalu panjang. Tapi setidaknya dapat memberikan wasawan kepada anda, bagaimana sejarah dan asal usul nama negara tercinta ini. Baca entri selengkapnya »

Feb
28

  • TNI AD siap berdemokrasi, termasuk menunaikan hak pilih DALAM PEMILU 2014. Namun TNI-AD akan tetap tunduk pada aturan dan menunggu keputusan pemerintah. “Dari dulu TNI AD siap, namun semuanya tergantung penentuan dari atas karena yang menilai dari atas”, ujar KASAD Jenderal George Toisutta usai pembukaan Rapat Pembinaan Teknis Kebangsaan, di Markas Divisi Infantri-1 Kostrad Cilobong, Senin (21/6/10).
  • George pun menegaskan kesolidan TNI AD tidak akan terpengaruh dengan keikutsertaan dalam Pemilu. Menurutnya, walau menjunjung tinggi garis komando, di internal TNI pun terbangun proses demokratisasi. Hal itu dapat dilihat dalam proses pengambilan keputusan penting. “TNI juga berdemokrasi dan diajar untuk demokrasi. Contoh kecil saat komandan akan mengambil keputusan selalu meminta pendapat staf. Jadi ada diskusi”, jelasnya. Baca entri selengkapnya »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.